RSS

Tuesday, 17 April 2012

Cikgu oh cikgu...

Kalau seorang guru mengajar sambil duduk,
Pelajar belajar sambil mengantuk...
Kalau seorang guru mengajar sambil berlakon,
Pelajar belajar dengan tekun...
Kalau seorang guru mengajar tanpa alat,
Pelajar belajar dengan ralat...
Kalau guru mengajar banyak bercakap,
Ada pelajar bertambah gagap...
Kalau seorang guru menjadi pemudah bicara,
Ramai pelajar pandai berbicara...
Kalau seorang guru mengajar tanpa menilai,
Tak akan tahu pelajar bodoh dan pandai...
Kalau seorang guru berbudi bahasa,
Dikenang pelajar sepanjang masa...

Monday, 2 April 2012

TEKNOLOGI PENGAJARAN

Assalamualaikum dan salam sejahtera kepada kawan-kawan dan pensyarah kami Puan Mimma...

Teknologi Pengajaran merupakan satu mata pelajaran yang sangat menarik minat untuk di 'explore'. Kelas bersama Puan Mimma membantu untuk saya meluaskan lagi pengetahuan tentang ilmu ICT. Kali pertama menghadiri kelas bersama Puan Mimma, jujur saya katakan sempatkah saya mempelajari ilmu-ilmu yang pensyarah kami sebuatkan... antara ilmu yang dikongsikan, diajarkan...adalah:

1) Club Coeee
langsung tidak pernah mengetahui tentang kewujudan kelab ini. Sangat mengasyikkan apabila mula masuk dan berbual bersama-kawan..



Seronok sangat apabila berinteraksi menggunakan laman ini, masa yang berlalu pun berlalu tanpa disedari...

2) Facebook

Dalam masa yang sama, kelas dan interaksi turut melibatkan FB. Semua kawan-kawan pun ada FB, jadi ini memudahkan saya untuk berinteraksi bersama rakan-rakan. Melalui FB, maklumat dapat diedarkan dengan cepat dan berkesan... komen pun senang..


Monday, 19 March 2012

LANGKAH PERTAMA

Kali pertama menghasilkan lukisan-lukisan.. memilih untuk membuat teknik yang simple jer..walau macamanapun tak sangka rupa-rupanya suami tersayang ada bakat semulajadi, jadi bermula la teknik-teknik melukis Abie, Umie dan Azzam...

BIDANG MENGGAMBAR TEKNIK LUKISAN


BIDANG MENGGAMBAR TEKNIK CATAN


BIDANG MENGGAMBAR TEKNIK RESIS


BIDANG MENGGAMBAR TEKNIK GURISAN


BIDANG MENGGAMBAR TEKNIK MOZEK


BIDANG MENGGAMBAR DAN MENCORAK TEKNIK TIUPAN DAN TEKNIK CAPAN


BIDANG MENCORAK TEKNIK LIPATAN


BIDANG MENCORAK TEKNIK PERCIKAN


BIDANG MENCORAK TEKNIK CAPAN

Saturday, 3 March 2012

Didiklah Dia...Berikan Dia yang Secukupnya...tapi Jangan Melebih-lebih...

Di antara adab-adab dan kiat dalam mendidik anak adalah...
1. Didiiklah anak agar makan dengan tangan kanan, membaca basmalah, memulai dengan yang paling dekat dengannya dan tidak mendahului makan sebelum yang lainnya (yang lebih tua) Kemudian cegahlah ia dari memandangi makanan dan orang yang sedang makan.

2. Perintahkan ia agar tidak tergesa-gesa dalam makan. Hendaknya mengunyahnya dengan baik dan jangan memasukkan makanan ke dalam mulut sebelum habis yang di mulut. Suruh ia agar berhati-hati dan jangan sampai mengotori pakaian.

3.Hendaknya dilatih untuk tidak bermewah-mewah dalam makan (harus pakai lauk ikan, daging dan lain-lain) supaya tidak menimbulkan kesan bahwa makan harus dengannya. Juga diajari agar tidak terlalu banyak makan dan memberi pujian kepada anak yang demikian. Hal ini untuk mencegah dari kebiasaan buruk, yaitu hanya memen-tingkan perut saja.

3. Ditanamkan kepadanya agar mendahulukan orang lain dalam hal makanan dan dilatih dengan makanan sederhana, sehingga tidak terlalu cinta dengan yang enak-enak yang pada akhirnya akan sulit bagi dia melepaskannya.

4. Sangat disukai jika ia memakai pakaian berwarna putih, bukan warna-warni dan bukan dari sutera. Ditegaskan bahawa sutera itu hanya untuk kaum wanita.

5. Jika ada anak laki-laki lain memakai sutera, maka hendaknya mengingkarinya. Demikian juga jika dia isbal (menjulurkan pakaiannya hingga melebihi mata kaki). Jangan sampai mereka terbiasa dengan hal-hal ini.

6. Selayaknya anak dijaga dari bergaul dengan anak-anak yang biasa bermegah-megahan dan bersikap angkuh. Jika hal ini dibiarkan maka bisa jadi ketika dewasa ia akan berakhlak demikian. Pergaulan yang jelek akan berpengaruh bagi anak. Bisa jadi setelah dewasa ia memiliki akhlak buruk, seperti: Suka berdusta, mengadu domba, keras kepala, merasa hebat dan lain-lain, sebagai akibat pergaulan yang salah di masa kecilnya. Yang demikian ini, dapat dicegah dengan memberikan pendidikan adab yang baik sedini mungkin kepada mereka.

7. Harus ditanamkan rasa cinta untuk membaca al Qur'an dan buku-buku, terutama di perpustakaan. Membaca al Qur'an dengan tafsirnya, hadits-hadits Nabi n dan juga pelajaran fikih dan lain-lain. Dia juga harus dibiasakan menghafal nasihat-nasihat yang baik, sejarah orang-orang shalih dan kaum zuhud, mengasah jiwanya agar senantiasa mencintai dan menela-dani mereka. Dia juga harus diberitahu tentang buku dan faham Asy'ariyah, Mu'tazilah, Rafidhah dan juga kelompok-kelompok bid'ah lainnya agar tidak terjerumus ke dalamnya. Demikian pula aliran-aliran sesat yang banyak ber-kembang di daerah sekitar, sesuai dengan tingkat kemampuan anak.

8. Dia harus dijauhkan dari syair-syair cinta gombal dan hanya sekedar menuruti hawa nafsu, karena hal ini dapat merusak hati dan jiwa.
10.Biasakan ia untuk menulis indah (khath) dan mengahafal syair-syair tentang kezuhudan dan akhlak mulia. Itu semua menunjukkan kesempurnaan sifat dan merupakan hiasan yang indah.

9. Jika anak melakukan perbuatan terpuji dan akhlak mulia jangan segan-segan memujinya atau memberi penghargaan yang dapat membahagia-kannya. Jika suatu kali melakukan kesalahan, hendaknya jangan disebar-kan di hadapan orang lain sambil dinasihati bahwa apa yang dilakukannya tidak baik.

10. Jika ia mengulangi perbuatan buruk itu, maka hendaknya dimarahi di tempat yang terpisah dan tunjukkan tingkat kesalahannya. Katakan kepadanya jika terus melakukan itu, maka orang-orang akan membenci dan meremehkannya. Namun jangan terlalu sering atau mudah memarahi, sebab yang demikian akan menjadikannya kebal dan tidak terpengaruh lagi dengan kemarahan.

11. Seorang ayah hendaknya menjaga kewibawaan dalam ber-komunikasi dengan anak. Jangan menjelek-jelekkan atau bicara kasar, kecuali pada saat tertentu. Sedangkan seorang ibu hendaknya menciptakan perasaan hormat dan segan terhadap ayah dan memperingatkan anak-anak bahwa jika berbuat buruk maka akan mendapat ancaman dan kemarahan dari ayah.

12. Hendaknya dicegah dari tidur di siang hari karena menyebabkan rasa malas (kecuali benar-benar perlu). Sebaliknya, di malam hari jika sudah ingin tidur, maka biarkan ia tidur (jangan paksakan dengan aktivitas tertentu, red) sebab dapat menimbulkan kebosanan dan melemahnya kondisi badan.

13. Jangan sediakan untuknya tempat tidur yang mewah dan empuk karena mengakibatkan badan menjadi terlena dan hanyut dalam kenikmatan. Ini dapat mengakibatkan sendi-sendi menjadi kaku karena terlalu lama tidur dan kurang gerak.

14. Jangan dibiasakan melakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi, sebab ketika ia melakukannya, tidak lain karena adanya keyakinan bahwa itu tidak baik.

15. Biasakan agar anak melakukan olah raga atau gerak badan di waktu pagi agar tidak timbul rasa malas. Jika memiliki ketrampilan memanah (atau menembak, red), menunggang kuda, berenang, maka tidak mengapa menyi-bukkan diri dengan kegiatan itu.

16. Jangan biarkan anak terbiasa melotot, tergesa-gesa dan bertolak (berkacak) pinggang seperti perbuatan orang yang membangggakan diri.

17. Melarangnya dari membangga-kan apa yang dimiliki orang tuanya, pakaian atau makanannya di hadapan teman sepermainan. Biasakan ia ber-sikap tawadhu', lemah lembut dan menghormati temannya.

18. Tumbuhkan pada anak (terutama laki-laki) agar tidak terlalu mencintai emas dan perak serta tamak terhadap keduanya. Tanamkan rasa takut akan bahaya mencintai emas dan perak secara berlebihan, melebihi rasa takut terhadap ular atau kalajengking.

19. Cegahlah ia dari mengambil sesuatu milik temannya, baik dari keluarga terpandang (kaya), sebab itu merupakan cela, kehinaan dan menurunkan wibawa, maupun dari yang fakir, sebab itu adalah sikap tamak atau rakus. Sebaliknya, ajarkan ia untuk memberi karena itu adalah perbuatan mulia dan terhormat.

20. Jauhkan dia dari kebiasaan meludah di tengah majlis atau tempat umum, membuang ingus ketika ada orang lain, membelakangi sesama muslim dan banyak menguap.

21. Ajari ia duduk di lantai dengan bertekuk lutut atau dengan menegakkan kaki kanan dan menghamparkan yang kiri atau duduk dengan memeluk kedua punggung kaki dengan posisi kedua lutut tegak. Demikian cara-cara duduk yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam.

22. Mencegahnya dari banyak berbicara, kecuali yang bermanfaat atau dzikir kepada Allah.

23. Cegahlah anak dari banyak bersumpah, baik sumpahnya benar atau dusta agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan.

24. Dia juga harus dicegah dari perkataan keji dan sia-sia seperti melaknat atau mencaci maki. Juga dicegah dari bergaul dengan orang-orang yang suka melakukan hal itu.

25. Anjurkanlah ia untuk memiliki jiwa pemberani dan sabar dalam kondisi sulit. Pujilah ia jika bersikap demikian, sebab pujian akan mendorongnya untuk membiasakan hal tersebut.

26. Sebaiknya anak diberi mainan atau hiburan yang positif untuk melepaskan kepenatan atau refreshing, setelah selesai belajar, membaca di perpustakaan atau melakukan kegiatan lain.

27. Jika anak telah mencapai usia tujuh tahun maka harus diperintahkan untuk shalat dan jangan sampai dibiarkan meninggalkan bersuci (wudhu) sebelumnya. Cegahlah ia dari berdusta dan berkhianat. Dan jika telah baligh, maka bebankan kepadanya perintah-perintah.

28. Biasakan anak-anak untuk bersikap taat kepada orang tua, guru, pengajar (ustadz) dan secara umum kepada yang usianya lebih tua. Ajarkan agar memandang mereka dengan penuh hormat. Dan sebisa mungkin dicegah dari bermain-main di sisi mereka (mengganggu mereka).

29. Demikian adab-adab yang berkaitan dengan pendidikan anak di masa tamyiz hingga masa-masa menjelang baligh. Uraian di atas adalah ditujukan bagi pendidikan anak laki-laki. Walau demikian, banyak di antara beberapa hal di atas, yang juga dapat diterapkan bagi pendidikan anak perempuan. Wallahu a'lam.

Isteri Cerdik yang Solehah

Amat malang sekali jika ramai lagi isteri-isteri yang masih bersikap sedemikian. Hilanglah matlamat perkahwinan di mana isteri sebagai penenang dan penyeri rumahtangga. Di bawah ini dinyatakan cara-cara berhadapan dengan suami.
1. Semasa suami bercakap hendaklah isteri diam mendengarnya dan jangan suka menyampuk atau memotong cakapnya.
2. Bila suami marah hendaklah isteri mendiamkan diri, jangan suka menjawab. Sikap suka menjawab, bertekak dan menegakkan kebenaran sendiri akan menambahkan lagi kemarahan suami. Jangan terkejut jika suami angkat kaki meninggalkan rumah berhari-hari atau tidak mahu bertegur sapa dengan anda sebagai denda di atas kedegilan anda sebagai isteri. Sebaliknya, kalau suami kembali ke rumah jangan disambung atau diulang-ulangi cerita lama. Sambutlah suami dengan senyuman kasih sayang dan bersegeralah meminta maaf. Jangan kita tunggu suami meminta maaf dengan isteri, jatuhlah martabat keegoannya selaku seorang lelaki.
3. Kadang-kadang si suami sengaja suka mengusik isterinya. Bila dia menyakiti hati isteri hendaklah banyak bersabar, jangan cepat merajuk. Merajuk adalah sifat orang yang tidak matang dan seperti perangai keanak-anakan. Cuba kita perhatikan perangai kanak-kanak, mereka akan cepat menjerit bila ada sesuatu yang tidak kena tambahan pula kalau yang menegurnya itu ibunya sendiri. Sengaja dihentak-hentakkan kaki meraung sekuat hati meminta simpati dari ibunya.
4. Bila kuku, misai dan janggutnya panjang hendaklah segera dipotongkan (jika panjang janggutnya lebih dari segenggam).
5. Jika dia berhajat sesuatu hendaklah isteri cepat bertindak. Bangun segera bila disuruh. Jangan melengah-lengahkan kemahuannya supaya tidak mencetuskan kemarahan atau rasa tersinggung dihatinya. Jangan isteri buat acuh tak acuh, hatinya akan kecewa dan menandakan isteri sudah tidak taat padanya.
6. Hendaklah memasak mengikut kesukaan suami bukannya ikut selera isteri. Kalau suami suka makan gulai kari atau masak lemak cili api, janganlah kita masak lauk asam pedas atau ikan goreng. Suami akan gembira bila seleranya ditepati. Janganlah pula ikan yang menjadi mangsa, diketuk lengkang-lengkung hingga hancur kerana meradangkan sikap suami yang mahu lauk tersebut dimasak mengikut seleranya sedangkan isteri tidak menggemarinya.
7. Apabila pakaian suami koyak atau tercabut butangnya hendaklah segera dijahit. Jahitlah dengan secantik yang boleh supaya pakaian itu kelihatan kemas dan cantik. Jangan dibuat sambil lewa kerana jahitan tersebut akan melambangkan peribadi isteri samada ikhlas atau terpaksa. Semua suami akan berasa bangga jika pakaiannya dijahit sendiri oleh jari-jemari halus isterinya, sekurang-kurangnya dapat menampung ekonomi rumahtangga.
8. Sentiasa sediakan barang-barang keperluan di dalam poket baju dan seluar suami iaitu sikat, celak, cermin kecil, minyak wangi dan kayu sugi. Tidak menjadi kesalahan seandainya si suami menolak segala persediaan tersebut tetapi sekurang-kurangnya sediakanlah minyak wangi dan kayu sugi.
9. Bila bertembung kehendak suami dan anak-anak, dahulukanlah kehendak suami, begitu juga dengan kehendak ibu ayah. Sekiranya suami ingin dilayan hendaklah ditaati meskipun isteri berada di dalam keadaan letih. Melayani suami merupakan satu pahala besar keatas setiap isteri.
10. Apabila menggunakan harta suami ataupun duit yang hendak kita hadiahkan kepada ibu bapa maka mintalah izin darinya terlebih dahulu. Jangan beri dahulu kemudian baharu diberitahu kepadanya. Siapa tahu mungkin wang itu amat diperlukan sedangkan isteri sewenang-wenangnya telah menghadiahkan kepada orang lain, suami dapat pahala sedangkan isteri tidak dapat apa-apa. Sebenarnya meminta izin itu ialah sebelum melakukan sesuatu tindakan bukannya setelah perkara itu berlaku diberitahu. Ini silap sebenarnya tapi kes-kes seperti inilah yang sering berlaku di kalangan para isteri.
11. Sentiasa berada di dalam keadaan bersih dan kemas ketika suami berada di rumah. Isteri hendaklah berada di dalam keadaan berwangi-wangian supaya hatinya senang untuk bersenda gurau dengan isterinya. Ketahuilah bahawa bersenda gurau antara suami isteri juga merupakan salah satu ibadah yang diredhai oleh Allah swt.
12. Air minum suami hendaklah sentiasa disiapkan jangan sampai dia minta biarpun sekadar air masak sejuk. Sebaik-baiknya sediakanlah minuman panas seperti kopi, teh atau susu. Air panas elok disimpan di dalam termos supaya memudah dan menjimatkan masa kita. Kalau boleh sediakan kuih-kuih ringan seperti karipap, cucur, bubur, apam ataupun biskut kering. Hal ini juga dapat mengelak anak-anak dari membeli makanan ringan di kedai yang tidak mengandungi zat di samping tidak terjamin kebersihannya.
Akhir kata hendaklah isteri sentiasa menghormati dan memuliakan keluarga suami. Bersikap ramah-tamahlah dengan keluarganya dan bersabarlah di atas segala tindakan mereka jika ada yang bertentangan dengan syariat. Di sinilah peranan isteri untuk berdakwah kepada mereka tetapi biarlah berhikmah dan kena caranya agar setiap tindak-tanduk kita dikasihi dan dihargai oleh mereka seterusnya menjadi menantu atau ipar yang dicontohi akhlak, peribadi dan ibadahnya.

Tuesday, 14 February 2012

RINDU SERINDU RINDUNYA...

Walaupun baru jer minggu lepas balik, tapi rasa mcm da lama sgt tk jumpa buah hati tersayang,hanya Allah yang tahu betapa rindu pada Azzam...sampai terbawa-bawa ke dalam mimpi,rindu sgt2.... umie selalu doakan kamu..

Saturday, 4 February 2012

Sakit urat...sakit lutut...semput...

Dah lama betul tak bersenam, seronok bila ada peluang untuk bersenam, tak payah dah susah-susah nak beli produk untuk menguruskan badan...hahaha... tp bukan senang nak kurus weh, setiap hari selasa dan khamis ada latihan rumah sukan, ptg2 lari keliling padang di IPG smbil menikmati bunyi kereta lalu lalang, kalu sblm ni dapat tgk hutan yang hijau, kali ni dapat tgk bgnn2 yang tinggi..menara telekom yang kukuh...
dapat la mengeluarkan peluh..
sebab da lama tak bersenam, mula kaki ni sakit-sakit, sengal-sengal jer rasa, da hmpir setahun tak lelah, kembali smput2..pergi kuliah wajib pnjat 100 ank tangga... adoi, rasa mcm nk tercabut jer lutut..kenapa bukit tuh tinggi sangat...heee....kalu la dapat bawa skuter pun jadilah, msti best dapat merempit, blaja2 jalan kt KL...
apapun balik ni kena cari ubat sakit urat, adoyai....pas ni tak de cuti da...bulan mac br leh cuti panjang...